Keutamaan Mengkhatamkan Al-Qur’an

Keutamaan Mengkhatamkan Al-Qur’an
Oleh : Alhafidh KH.Abdullah A.Zaini,LcQ.M.Th.I Dari Ibnu Abbas r.a., beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang mengkhatamkan Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai, ia mengkhatamkannya lagi dari awal.” (HR. Tir

Cara efektif menghafal alqur’an dan memeliharanya

Cara efektif  menghafal alqur’an dan memeliharanya
Oleh : Alhafidh KH.Abdullah A.Zaini,LcQ.M.Th.I A. PENDAHULUAN Menghafal Al-Qur'an merupakan tugas suci dan mulia sisi Allah SWT. Karena disamping dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan sang pencipta melalui kalam-Nya. Juga merupakan upaya memelihara kemurnian Al-Qur'an Karim. Namun untuk mencapai tujuan mulia tersebut membutuhkan perjuangan yang sangat gigih dan tangguh baik lahir maupun batin. Hal ini disebabkan jumlah ayatnya yang cukup banyak

Rahasia sukses memenej waktu

Rahasia sukses memenej waktu
Setiap detik waktu yang sudah kita lewati mustahil dapat diganti. Setiap menit dan jam yang sedang kita lewati mustahil dapat diperpanjang. Setiap pekan, bulan dan tahun yang kita habiskan mustahil dapat diulangi lagi. Setiap waktu yang sudah berlalu, tidak akan pernah dapat diganti dan diulangi. Itulah sunnatullah (sistem/hukum Allah) dalam kehidupan dunia ini. Kemampuan kita tak lebih dari sekedar menghitung detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun. (mor...

Ngalab Barokah dengan tadabbur Alqur’an

Ngalab Barokah dengan tadabbur Alqur’an
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الألْبَابِ Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat- ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. (Shaad : 29) (more…)...

Mencintai Al Quran

Mencintai Al Quran
Hai jiwa yang tenang. "Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku” (QS Al-Fajr [89]:27-30) Ungkapan lembut tersebut adalah rayuan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang juga disertai ajakan yang provokatif. Bagaimana mungkin kita tidak tergiur dengan rayuan semacam itu? (more…)